
Cara Mengatur IP Address Static Sementara di Linux Terbaru
Mengatur IP Address static secara sementara di Linux sangat berguna saat melakukan troubleshooting jaringan, pengujian server lokal, atau kebutuhan koneksi cepat tanpa mengubah konfigurasi permanen. Metode ini tidak akan tersimpan setelah reboot, sehingga aman digunakan untuk kebutuhan teknis sesaat.
Pada panduan ini, konfigurasi IP dilakukan langsung melalui command line menggunakan perintah ip, yang merupakan standar modern pada sistem Linux. Jika ingin konfigurasi IP Address Static yang lengkap, baca artikel “Cara Konfigurasi IP Static Debian Server di VirtualBox” dengan menggunakan Virtual Machine software.
1. Cek Nama Interface Jaringan di Linux
Langkah pertama adalah memastikan nama interface jaringan yang aktif. Ini penting karena setiap konfigurasi IP harus diarahkan ke interface yang benar.
ip aPerintah di atas akan menampilkan seluruh interface jaringan. Umumnya interface memiliki nama seperti:
- Advertisement -
eth0(sistem lama)ens33,enp0s3,enp1s0(Debian/Ubuntu modern)wlan0(Wi-Fi)
Jika interface terlihat berstatus UP, berarti interface tersebut aktif dan siap digunakan.
2. Mengatur IP Address Static Sementara
Setelah mengetahui nama interface, kamu bisa langsung menetapkan IP Address static menggunakan perintah ip addr.
Contoh konfigurasi:
- IP Address:
192.168.122.50 - Subnet:
/24(255.255.255.0) - Interface:
enp1s0
sudo ip addr add 192.168.122.50/24 dev enp1s0Perintah ini langsung aktif tanpa perlu restart network service atau reboot sistem.
3. Menambahkan Default Gateway
Agar sistem bisa mengakses jaringan luar atau internet, default gateway harus ditentukan. Gateway biasanya merupakan IP router pada jaringan lokal.
sudo ip route add default via 192.168.122.1Keterangan:
192.168.122.1adalah IP router/gateway- Tanpa gateway, IP tetap aktif tetapi tidak bisa akses jaringan luar
4. Verifikasi Konfigurasi Jaringan
Setelah konfigurasi selesai, lakukan pengecekan untuk memastikan IP dan gateway sudah diterapkan dengan benar.
Cek IP Address
ip aPastikan IP static yang ditambahkan sudah muncul pada interface yang digunakan.
Tes Koneksi Jaringan
ping 8.8.8.8Jika mendapatkan reply, berarti konfigurasi jaringan berjalan normal.
5. Menghapus IP Address Static Sementara
Konfigurasi ini akan otomatis hilang setelah reboot. Namun, jika ingin menghapus IP static secara manual tanpa restart, gunakan perintah berikut:
sudo ip addr del 192.168.122.50/24 dev enp1s0Setelah IP dihapus, interface akan kembali ke konfigurasi sebelumnya (DHCP atau tanpa IP).
Kesimpulan
Mengatur IP Address static sementara di Linux merupakan solusi cepat dan aman untuk kebutuhan troubleshooting dan pengujian jaringan. Metode ini tidak mengubah file konfigurasi sistem, tidak memerlukan reboot, dan mudah dikembalikan ke kondisi awal.
Jika kamu membutuhkan IP static permanen, gunakan konfigurasi melalui file jaringan seperti /etc/network/interfaces, netplan, atau NetworkManager sesuai distro yang digunakan.

